Mantan Gangster Asal Kanada yang Berjanji Hadiri 212 Muncul di Atas Panggung

Ishaq Mustaqim
Mantan gangster asal Kanada, Ishaq Mustaqim, hadiri Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Foto: M Zubair/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Mantan gangster asal Kanada, Ishaq Mustaqim, menunaikan janjinya untuk menghadiri Reuni 212 dan Maulid Agung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Dari arah Selatan pintu Monas, Ishaq berjalan kaki menuju panggung utama.

Mantan gangster yang taubat ini mengenakan baju hitam dan celana cingkrang warna hitam. Di tengah padatnya peserta, Ishaq berjalan cepat ke arah panggung.

Dia didampingi beberapa Laskar Pembela Islam (LPI). Di atas panggung, dia langsung menyalami para ulama, asatiz dan tokoh-tokoh 212. Tak terkecuali Ketua Perhimpunan Alumni 212 (PA 212) Ustaz Slamet Ma’arif.

Dia lalu meminta izin dengan jempolnya dan memberi isyarat maju ke depan. Ishaq duduk langsung di depan panggung utama. Sontak, kehadiran Ishaq membuat peserta Reuni 212 memberi apresiasi.

Sebelumnya, dalam twitternya, pria berusia 41 tahun ini mengatakan, dia seharusnya datang langsung ke Indonesia dan memperpanjang perjalanannya satu minggu untuk bisa melihat 212 dengan mata kepala sendiri. Juga mengajak para ‘pejuang Muslim’ tanpa kekerasan yang mencitai tauhid dan perdamaian untuk hadir.

“Terima kasih kepada Neno Warisman dan Kelompok Maharani Peduli dan Acara 212, yang mengajak saya menjadi bagian dari acara yang indah ini,” ujar Ishaq dalam bahasa Inggris.

Ishaq Mustaqim yang kisah hijrahnya banyak dimuat di Youtube ini selama seminggu ini melakukan safari dakwah di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung. Pada saat yang sama saya ingin mengajak semua orang datang ke peristiwa 212, ujar Ishaq Mustaqim.

Pendiri Mustaqim TV Channel ini lahir di Montreal, Kanada, di usia 14 tahun dia terperosok dengan teman-teman dan lingkungan pengguna narkoba dan alcohol. Dia dijebloskan penjara di usia 15 tahun dan kebiasaannya berbuat buruk tak berhenti meski dikeluarkan dari penjara. Di usia 18 tahun, ia kembali dijebloskan ke penjara.

“Dua tahun di penjara, membuat saya memiliki otak kriminal,“ katanya dalam sebuah tayangan Millionaire Lifestyle Gives It All Up For Islam ~ Ishaq Mustaqim (My Path To Islam) di channel Youtube. (Aza)

DMCA.com Protection Status

3 KOMENTAR

  1. Well come to Indonesia, my brother Mustaqim hopefully being stayin’ in here, you’ll have so many friends…like what I hv done long time ago I was in Edmonton/ Calgary, and Vancouver…and also I hv alot of Canadian’s friends…have a nice days and tske care…

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here