Wamenag: Baca Lagi PMA Majelis Taklim, Tidak Ada Pengekangan!

Zainut Tauhid Sa'adi
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) tidak pernah sepi dari kritik sejak Fachrul Razi diangkat menjadi Menteri Agama. Selain isu radikalisme, sertifikasi dai, dan penghapusan materi pelajaran sekolah, pengaturan majelis taklim juga disorot publik.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi memahami jika timbul perdebatan dan pro kontra di masyarakat mengenai Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Menurut dia, perbedaan pendapat adalah sesuatu yang biasa dalam alam demokrasi.

Namun, Kemenag membantah akan mengekang dan membatasi kegiatan majelis taklim. “Tolong dibaca kembali PMA kami, ada gak, pasal-pasal yang semangatnya tadi disebutkan pembatasan kemudian pengekangan, tidak ada. Saya mohon kepada para pengkritik untuk dibaca kembali PMA kami,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (7/11).

Wamenag memastikan hadirnya PMA nomor 29 tahun 2019 semata-mata untuk memberikan pelayanan, kemudian pembinaan dan fasilitasi majelis taklim. Dia menampik jika PMA tersebut untuk membatasi kegiatan berkumpul, berpendapat dan berserikat masyarakat.

“Tidak ada niatan melakukan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan majelis taklim, tidak. Ini bentuk dan merupakan tugas pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here