Fahri Hamzah ke Erick Thohir: BUMN Diracuni Konsep Profit

fahri hamzah
Fahri Hamzah. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, mengingatkan Menteri BUMN, Erick Thohir, mengenai konsep kinerja para direksi perusahaan plat merah. Secara khusus dia menyoroti kasus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang akhir-akhir ini menyalami ragam masalah.

Awalnya Fahri mengkritik direksi Garuda yang merangkap jabatan komisaris di anak hingga cicit usaha induk. Padahal, kata dia, tugas utama para direksi adalah menjamin kesejahteraan rakyat, bukan malah mencari profit.

“Kesalahannya kalau BUMN sudah diracuni konsep profit, rusak BUMN itu,” kata Fahri di Jakarta, kemarin.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengatakan, sekarang direksi Garuda berlomba-lomba mengejar profit. Bahkan, mereka ‘bertarung’ dan ‘membunuh’ rakyat untuk mendapatkan profit.

Memang, banyak direksi yang menempati posisi penting di anak hingga cicit usaha Garuda. Mantan Direktur Utama Ari Askhara menjabat sebagai komisaris utama di dua anak usaha dan empat cucu usaha. Mantan Direktur Operasi Garuda Indonesia Bambang Adisurya juga duduk sebagai komisaris di dua anak usaha dan dua cucu usaha.

Tak hanya itu, mantan Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mendapatkan jatah kursi komisaris di satu anak usaha dan empat cucu usaha.

Fahri mengatakan, keuntungan dari hasil rangkap jabatan acap kali diselewengkan untuk kepentingan pribadi. Misalnya, menggunakan keuntungan tersebut untuk berfoya-foya. Ia juga menyayangkan sikap para pegawai Garuda yang cenderung bersikap ‘asal bapak senang’ ada ABS.

Praktik ABS itu bisa terlihat dari kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di bawah kepemimpinan Ari Askhara. Sebelum kasus itu terbongkar ke publik, para pegawai bersikap seolah tak ada masalah. Namun anehnya, setelah kasus terungkap para pegawai ramai-ramai membongkar kejelekan Ari Askhara.

“Ari Askhara dimaki-maki setelah ketahuan menyelundup. Asal bapak senang, menjilat semua, begitu jatuh diinjak orang itu. Itu terjadi pada Ari. Pemimpin politik pun juga sering digituin,” kata mantan politikus PKS itu. (*/Dry)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here