Lion Air Masih Layani Penumpang dari Denpasar ke Wuhan

Lion Air
Maskapai penerbangan Lion Air. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Maskapai penerbangan Lion Air masih melayani penumpang dari Indonesia tujuan Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok.

Penumpang yang diangkut ke Wuhan berangkat dari Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Penerbangan Denpasar – Wuhan beroperasi pada tanggal 24 dan 26 Januari 2020.

“Hanya pemulangan dengan membawa tamu atau penumpang yang masih berada di Bali,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya kepada Indonesiainside.id, Sabtu (25/1).

Menurut dia, sesuai pemberitahuan resmi otoritas setempat (notam) di Wuhan, status bandar udara saat ini hanya diperbolehkan melayani kedatangan (arrival). Untuk keberangkatan (departure), pesawat tidak boleh membawa penumpang. Sebagai alternatif, semua pesawat hanya melakukan pendaratan kondisi darurat (emergency landing).

“Penerbangan Wuhan-Denpasar sebagai ferry flight yaitu hanya membawa kru dan tidak melayani tamu atau penumpang,” katanya.

Selain itu, penerbangan Denpasar–Wuhan mengalami perubahan dari yang direncanakan menjadi rute Denpasar ke Changsa, di Bandar Udara Internasional Huanghua, Hunan, Republik Rakyat Tiongkok.

Pihak Lion Air menyatakan, perubahan dan pembatalan penerbangan merupakan implementasi dan langkah preventif terhadap penyebaran penyakit pneumonia berat di Wuhan. Upaya pencegahan pada penerbangan internasional juga berlaku dari dan ke Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL).

“Hal ini sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang,” kata Danang.

Menurut dia, antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan No. SR.01.0111/5888/2019 “Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio” pada 30 Desember 2019. Selain itu, surat No PM.04.021111143/2020 soal Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya” pada 03 Januari 2020.

Dalam tindakan pencegahan dimaksud, merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada seluruh unit terkait untuk menjalankan rekomendasi yang disampaikan. Lion Air juga menginformasikan kepada seluruh tamu atas perubahan dan pembatalan penerbangan pada rute yang terkena dampak.

“Lion Air senantiasa memantau situasi di Wuhan, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memberikan perkembangan terkini kepada penumpang,” kata Danang. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here