KPK Bantu Operasi Pengawasan MA Usut Gratifikasi

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan fungsi Trigger Mechanism KPK di Mahkamah Agung. Tim Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK membantu Badan Pengawasan (Bawas) MA untuk melakukan operasi mendadak (sidak) di PN Jakarta Barat.

“Terkait adanya laporan yang diterima Bawas tentang adanya dugaan perbuatan tercela berupa penerimaan sejumlah uang oleh oknum pegawai PN Jakarta Barat pada Jumat (5/2),” kata juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu, (12/2).

Menurut dia, pada operasi tersebut ditemukan barang bukti uang sebesar Rp15.000.000.(lima belas juta rupiah). Meskipun jumlah dugaan penerimaan gratifikasi terbilang kecil, namun hal ini perlu dilakukan sekaligus untuk memperkuat APIP yang ada di MA.

“KPK berharap dengan semakin kuatnya badan pengawasan di MA, hal ini juga dapat mencegah praktek tercela yang sama terulang kembali,” kata dia.

Berikutnya, tindak lanjut operasi tersebut sepenuhnya menjadi wewenang Bawas MA. Baik melakukan pemeriksaan pihak-pihak terkait yang di duga sebagai penerima maupun sebagai pemberi uang.

Namun demikian, Fikri menjelaskan apabila diperlukan bantuan lebih lanjut, pihaknya siap sedia.

“KPK mengingatkan pada seluruh aparatur yang bertugas di kekuasaan kehakiman agar menghindari praktek suap, gratifikasi, pemerasan atau penerimaan dalam bentuk apapun yang berhubungan dengan jabatan,” ujar Fikri.

Kerjasama KPK- Bawas MA diharapkan menjadi aspek jera agar pegawai lain baik Hakim, panitera dan seluruh pegawai pada lingkungan MA. Supaya mereka tidak melakukan perbuatan yang serupa. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here