Lantik 141 Pejabat Fungsional, Tjahjo Klaim Kementerian Pertama Sederhanakan Birokrasi

Menpan RB Tjahjo Kumolo melantik 141 pejabat administrator dan pengawas di Jakarta, Rabu (12/2). Foto: Istimewa
Menpan RB Tjahjo Kumolo melantik 141 pejabat administrator dan pengawas di Jakarta, Rabu (12/2). Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo melantik 141 pejabat administrator dan pengawas. Mereka dialihkan ke jabatan fungsional.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden, penataan birokrasi dari eselon ke fungsional ini untuk bisa diselesaikan dengan baik,” kata Tjahjo di Jakarta, Rabu, (12/2).

Saat ini, hanya ada satu pejabat administrator (eselon III) dan dua pejabat pengawas (eselon IV) di Kemenpan RB. Tjahjo menyatakan Kemenpan RB menjadi instansi yang pertama menyelesaikan penyederhanaan birokrasi

Dari 141 pejabat, 52 pejabat berpangkat eselon III dan 89 pejabat lainnya eselon IV. Mereka diangkat menjadi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional Ahli.

Menurut Tjahjo, penyederhanaan birokrasi merupakan amanat yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat pelantikan pada 20 Oktober 2019. Proses pengalihan jabatan struktural ke fungsional di lingkungan Kementerian PANRB telah diselesaikan selama satu bulan.

Tjahjo menyebut penyederhanaan dilakukan mulai dari pemetaan jabatan sampai penetapan peraturan tentang organisasi dan tata kerja. Menurut dia, pada struktur lama terdapat 63 jabatan administrator dan yang terisi sebanyak 53 jabatan.

Setelah proses perampingan, hanya terdapat satu jabatan administrator dan sebanyak 52 pejabat administrator dialihkan menjadi jabatan fungsional ahli madya.

Sementara untuk jabatan pengawas, pada struktur lama ada 96 jabatan dan yang terisi sebanyak 91 jabatan. Setelah dirampingkan, hanya ada dua jabatan pengawas dan sebanyak 89 pejabat pengawas dialihkan ke jabatan fungsional ahli muda.

Seluruh pejabat yang dialihkan jabatannya diharapkan segera menyesuaikan dengan cara kerja yang baru dan dapat melaksanakan tugas dengan mengutamakan kecepatan.

“Sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat serta pelayanan kepada mitra kerja dan masyarakat semakin meningkat,” kata Tjahjo. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here