Fadli Zon: Langkah Pak Harto Sudah Benar, PKI Harus Dibubarkan

Presiden kedua RI Soeharto
Presiden kedua RI, Soeharto. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Politikus Fadli Zon menanggapi unggahan artikel media Historia yang berjudul ‘Supersemar dan Tafsir Soeharto’ terkait Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Pasalnya, Soeharto dituding tidak melaksanakan perintah tersebut dan mengambil tindakan sendiri di luar perintah Presiden Soekarno.

“Langkah Pak Harto sudah benar di Supersemar. Untuk kembalikan keamanan atau ketertiban, PKI harus dibubarkan,” tulis Fadli melalui akun resmi yang dikutip Kamis (12/3).

Maka, lanjut Fadli, pada 11 Maret malam dibuat konsep surat pembubaran PKI oleh Moerdiono, di mana waktu itu sekretarisnya adalah Basuki Rachmat. Esoknya, pada 12 Maret 1966 PKI dibubarkan.

“Tulisan (Supersemar dan Tafsir Soeharto) itu bias pandangan orang ‘kiri’ yang tidak suka Soeharto dan Orde Baru,” ujarnya.

Bahkan, Fadli menyebutkan orang-orang PKI dan loyalis yang berafiliasi PKI tentu tak suka PKI dibubarkan oleh Soeharto. Sehingga dicari berbagai celah untuk mengaburkan fakta sejarah.

“Tapi mereka suka cita waktu Partai Masyumi (partai kedua terbesar waktu itu) dan PSI (yang asli) dibubarkan Soekarno tahun 1960,” kata Fadli. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here