Cegah Virus Corona, PT KAI Akan Periksa Suhu Tubuh Penumpang di Semua Stasiun

Calon penumpang disarankan bergeser dari ruang tunggu kereta untuk sementara saat petugas menyemprotkan biosanitizer di bangku Stasiun Gambir, Kamis (12/3). Kegiatan bersih-bersih Stasiun Gambir bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesidainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan memperluas pemeriksaan suhu tubuh penumpang kereta hingga di seluruh stasiun untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19). Hal tesebut sesuai instruksi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.

“Iya (diperluas), kita sedang berangsur-angsur untuk mengadakan termometer gun, kita berharap kalau perlu semua stasiun kereta dilengkapi dengan alat tersebut,” kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro di Jakarta, Jumat (13/3).

Edi mengatakan saat ini pemeriksaan suhu tubuh dengan thermometer gun telah dijalankan di stasiun-stasiun besar seperti Gambir, Senen, Surabaya, dan Semarang.

“Tapi, nanti kalau bisa seluruh stasiun, di mana kepadatan penumpangnya cukup banyak akan disiapkan thermometer gun,” ujarnya.

Selain memperluas pemeriksaan suhu tubuh penumpang, KAI berencana mempersiapkan ruang penanganan corona di setiap stasiun, baik stasiun kereta jarak pendek, menengah dan jauh.

“Kita sedang mempersiapkan karena kalau ada hal-hal seperti itu, supaya ada personel yang bisa menangani,” kata Dirut KAI tersebut.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya melakukan pembelian alat pelindung diri sesuai arahan kementerian BUMN dan KAI sudah membeli beberapa.

Sebelumnya, Erick Thohir mengemukakan BUMN bersama sejumlah pihak terkait lainnya mencoba meminimalisasi risiko-risiko penyebaran wabah virus corona di tempat publik, seperti stasiun kereta api Gambir, Jakarta.

Erick mengatakan bahwa antisipasi yang dilakukan di tempat-tempat publik seperti Stasiun Kereta Gambir telah berlangsung selama beberapa hari dan rutin dilakukan sehari sekali.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here