Wali Kota Bogor Jadi ODP Virus Corona

Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Bogor – Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto, dikhawatirkan terkena infeksi virus corona (covid-19). Itu sebabnya,  Bima Arya masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP). Ini terjadi setelah ia kembali dari kunjungan ke Azerbaijan, negara yang masuk dalam terjangkit virus corona.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sekarang ini sedang melakukan kewaspadaan terhadap warganya yang memiliki riwayat bepergian ke negara-negara terjangkit virus corona. Bima sudah empat hari berada di Azerbaijan. Ia rencananya pulang Senin pekan depan.

Menanggapi hal itu, Bima menyatakan kesediannya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. “Pastilah, semua tanpa terkecuali,” tutur Bima melalui pesan WhatApps, kemarin (12/3).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Bima dan rombongan siap mengikuti prosedur ODP 14 hari dipantau. Ini bukan dikarantina.

“Ini berlaku bagi semua warga yang baru pulang dari negara-negara yang terindikasi virus corona. Semua akan kita pantau,” tutur Sri.

Prosedur ODP dilakukan selama 14 hari. Mereka sama sekali tidak boleh keluar rumah. Ini berlaku bagi mereka yang baru saja bepergian ke wilayah yang terkena wabah virus corona.

Jika selama dalam masa inkubasi itu ada keluhan, maka ODP tersebut diharuskan kembali ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. “Selama masa inkubasi ODP dilarang melakukan kontak langsung dengnan orang lain. Kalau negara itu masuk virus corona, ya ODP. Itu hanya kewaspadaan. Kalau tidak dipantau tiba-tiba ada di sekitar kita, bisa berisiko,” papar Sri.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here