Menghadapi Covid-19, Antibodi Lebih Utama Daripada Masker

Ilustrasi jual-beli masker. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta –Serangan Covid-19 telah membuat sebagian masyarakat panik. Mereka ramai-ramai memakai masker. Kepanikan masyarat tersebut membuat harga masker melambung tinggi. Satu pak isi 50 yang harga normalnya Rp 19 ribu itu melambung menjadi Rp 350 ribu. Masyarakat yang gusar mau tak mau membeli juga. Tetapi, seberapa efektifkah pemakaian masker?

Adanya tenaga medis yang terpapar Covid-19, hal itu menunjukkan bahwa dengan memakai pakaian seperti astronot saja, tanpa diikuti dengan sistem kekebalan tubuh yang prima, virus masih bisa menyerang seseorang. Siapapun orangnya.

Oleh sebab itu, mari kita berfikir jernih. Tidak perlu panik diluar batas, dan jangan berkeyakinan dengan masker saja sudah aman. Tidak. Virus akan bisa menyerang seseorang jika kekebalan tubuhnya rendah. Kekebalan tubuh rendah, salah satunya, karena kecapaian. Karena itu, di era serangan Covid-19 yang gencar ini, jaga tubuh kita. Jangan sampai terlalu kecapaian, karena dengan kecapaian itu daya tahan tubuh kita otomatis rendah.

Menurut Dokter Handrawan Nadesul, penulis buku-buku tentang kesehatan, untuk menghadapi Covid-19, yang paling penting memperkuat sistem imun dalam tubuh. Hal itu bisa dibantu dengan mengonsumsi vitamin A, B, C, D, dan E. juga sejumlah mineral trace element seperti zinc, selenium,iron, copper, dan folic acid. “Juga,tak kurang pentingnya mengonsumsi amino acids yang terkandung dalam telur,” kata Handrawan Nadesul kepada Indonesiainside.id, Sabtu (21/3).

Selain hal tersebut diatas, perlu juga dipahami bahwa:

  • Virus Covid-19 hanya bisa dikalahkan oleh antibodi.
  • Agar antibodi di dalam tubuh terus berproduksi maksimal, maka dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin C dan E setiap hari.
  • Covid-19 kelemahannya sama sabun. Jika tidak ada hands sanitizer, pergunakan sabun. Sabun apa saja, termasuk sabun cuci. Jika kena sabun, dalam waktu 3-5 virus akan mati.
  • Jaga tubuh kita, jangan terlalu diforsil. Hanya dengan kondisi tubuh yang prima, akan mampu menghadapi serangan virus.

(HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here