Ibunda Jokowi Wafat, Ketua MPR: Mari Doakan Almarhumah

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo (ketiga kiri), Ketua DPR Puan Maharani (kiri), Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh (kanan) dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (kedua kanan) berjalan menuju lokasi acara puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2/2020). Perayaan HPN tahun 2020 tersebut mengangkat tema 'Pers Menggelorakan Kalsel sebagai Gerbang Ibukota Negara'. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melayat almarhumah Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo. Dia yakin Presiden di dalam suasana duka cita ini, mampu mengatasi persoalan yang tengah dihadapi bangsa.

“Mari kita bersama mendoakan almarhumah diterima di sisi Allah SWT. Diterima semua amal kebaikannya, sekaligus diampuni segala kesalahannya,” ujar Bamsoet, Kamis (26/3).

Mantan Ketua DPR RI 2014-2019 ini mengenang sosok almarhumah patut dijadikan teladan. Bukan hanya untuk para wanita, melainkan juga untuk para pria.

“Sikap pemaaf dan ketegaran hati almarhumah dalam menjalani kehidupan, juga terlihat dalam sikap kesehariaan yang ditampilkan Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

Ia menuturkan, mempunyai putera yang menjadi orang besar di republik ini, tetap membuat almarhumah apa adanya. Almarhumah tetap aktif mengikuti berbagai pengajian maupun kegiatan sosial di lingkungan sekitarnya.

“Tak ada sama sekali terlihat perubahan dalam dirinya tatkala Pak Joko Widodo mendapatkan amanah sebagai Presiden Indonesia. Almarhumah tetap bersahaja, menerima siapapun yang bertamu ke rumahnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, walaupun jasad almarhumah sudah tak lagi berada ditengah kita semua, namun sosoknya akan tetap hidup di hati masyarakat, khususnya dalam hati keluarga besar Presiden Joko Widodo. Dari kesaksian keluarga, almarhumah adalah sosok religus yang tak pernah meninggalkan shalat wajib ditambah tahajud.

“Berbagai kebaikan yang ia tampilkan, seakan meyiratkan bahwa dalam hidup ini tak ada yang perlu dikejar habis-habisan. Apalagi sampai menyakiti orang lain. Karenanya terhadap siapapun yang memfitnah diri dan keluarganya, almarhumah selalu memaafkan,” ujarnya. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here