Menkes Dinilai Gagal Tangani Penyebaran Virus Corona

Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – LBH Street Lawyer menuding Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto gagal dalam menangani kasus virus corona (Covid-19). Menurut mereka,  penyebaran  Covid-19 yang semakin tidak terkendali membuktikan ketidaksiapan pemerintah melalui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam mengantisipasi dan menangani penyebaran virus Covid-19 di negara ini.

Ironisnya, tak hanya masyarakat yang menjadi korban, tetapi  beberapa pejabat pusat dan daerah juga terkena virus ini. Sejumlah pejabat yang terpapar Covid-19 diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Walikota Bogor Arya Bima, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

“Ini membuktikan bahwa pemerintah dalam hal ini Menkes telah gagal dalam mengatasi penyebaran virus yang sangat mematikan ini. Bahkan, para dokter, dan tenaga kesehatan lain yang semestinya mendapatkan prioritas untuk dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai, malah harus menyabung nyawa untuk menangani para korban,” kata Wakil Direktur LBH Street Lawyer, Wisnu Rakadita dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Wisnu menyebutkan, fakta yang dialami para dokter dan tenaga kesehatan lain bertentangan dengan Pasal 57 huruf d Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan yang menyatakan bahwa Tenaga Kesehatan dalam menjalankan praktik berhak memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia, moral, kesusilaan, serta nilai-nilai agama.

“Maka, kami meminta kepada Pak Terawan Agus Putranto untuk segera mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan karena telah gagal dalam menanggulangi wabah di negara ini,” ujarnya.

Ini sejalan dengan Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1991 Tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular yang menyatakan bahwa Menteri bertanggung jawab atas pelaksanaan teknis upaya penanggulangan wabah”. Dan Pasal 24 ayat (2) huruf a Undang ‐ Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara.

LBH Street Lawyer juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Terawan dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan sebagaimana Pasal 24 ayat (2) huruf e Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara menyatakan:Menteri diberhentikan dari jabatanya oleh Presiden karena alasan lain yang ditetapakan oleh Presiden. Dalam hal ini Menteri Kesehatan dinilai gagal dalam penanganan virus Covid-19.

“Kami juga meminta Pak Jokowi ntuk segera mengangkat Menteri Kesehatan (Menkes) yang baru dan berkompeten,” ujarnya. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here