Ujang: Rakyat Sedang Susah, Masak Pemerintah Minta Sumbangan untuk Corona?

Petugas memakamkan jenazah yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19). Foto: Anadolu

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah beberapa waktu lalu membuka rekening buat menampung sumbangan dari masyarakat untuk penanggulangan corona (Covid-19). Masyarakat yang mau berpartisipasi dipersilakan mendonasikan uangnya melalui rekening itu.

Namun, pengamat politik dari Universitas al-Azhar Indonesia (UAI) melihat permintaan sumbangan oleh pemerintah itu kontradiktif. “Rakyat ini kan sedang susah. Masak iya dimintai sumbangan untuk menanggulangi corona?” ujar Ujang saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (28/3).

Menurut dia, pemerintah tak perlu mengambil langkah semacam itu. Pasalnya, masyarakat punya cara sendiri untuk berdonasi terkait penanganan virus corona, baik individual maupun melalui lembaga-lembaga amal.

“Yang harus nyumbang itu ya yang punya uang. Yang mesti peduli ya para pejabat yang punya uang,” kata Ujang.

Negara, menurut dia, justru harus membantu masyarakat menghadapi situasi sulit ini. Jangan sampai negara tak hadir. Sebab, kehadiran negara menjadi faktor kunci dalam penanggulangan corona, diimbangi dengan partisipasi masyarakat melalui kepatuhan pada protokol kesehatan.

Ujang pun mengkritik bagaimana pemerintah meminta sumbangan, namun di sisi lain juga menyatakan pembangunan ibu kota baru negara berjalan terus tanpa hambatan. Dia melihat ada yang salah dengan cara pemerintah dalam menempatkan prioritas.

Saat ini, yang terpenting adalah bagaimana memberantas virus corona, di samping menekan angka kematian akibat virus itu. Jangan sampai hasrat membangun ibu kota baru malah mengesampingkan hal prioritas.

“Lakukan dulu kebijakan prioritas yaitu untuk menangani persoalan corona yang semakin hari semakin mengkhawatirkan angka yang terinfeksi dan yang meninggalnya. Soal ibu kota itu nanti saja dibahas, ketika corona sudah tuntas,” kata Ujang.

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dipimpin Letjen TNI Doni Monardo membuka rekening bantuan publik dari dalam dan luar negeri. Untuk rekening donasi dari dalam negeri, tim pemerintah itu membuka nomor rekening Bank BRI 0329-01-004314-30-6 dengan nama RPL 175 PDHL BNPB COVID-19 DN.

Sementara, donasi dari luar negeri diarahkan gugus tugas itu agar ditransfer melalui nomor rekening Bank BNI 2019191251, swift code BNINIDJA dengan nama rekening RPL 175 PDHL BNPB COVID-19 LN. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here