Duduk Berjarak di Commuter

Penumpang Commuter Line melaju dari Stasiun Pasar Minggu menuju Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (22/1). Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Meski sudah sepekan pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menerapkan physical distancing untuk para penumpang, tetapi baru kemarin (Senin, 30/3) pelaksanaannya relatif berjalan. Yakni, tempat-tempat duduk di stasiun yang biasanya bisa didudukiol eh 4 sampai 5 orang, sekarang hanya boleh diduduki oleh 2 orang.

Begitu pula ketika naik kereta. Tempat duduk yang berada di tengah, umumnya bisa menampung 7 orang, sekarang hanya boleh ditempati oleh 4 orang. Tempat duduk yang di ujung, yang diperuntukkan bagi manula, anak-anak, dan yang berkebutuhan khusus, biasanya untuk 3 orang, kini hanya boleh ditempati oleh 2 orang. Dari ruang masinis, selalu terdengar himbauan bahwa para penumpang hendaknya mentaati aturan baru tersebut.

“Sudah sepekan berjalan, tetapi baru kemarin bisa berjalan sebagaimana diharapkan,” kata Supardi, seorang petugas yang ditemui oleh Indonesiainside di stasiun Tanah Abang (Selasa siang, 31/3). Sebelumnya, penumpang tetap saja memilih duduk meski ada pembatasan tempat duduk. Lalu, bagaimana jika penumpang melebihi kapasitas duduk? Ya tetap berdiri, tetapi berdirinya diusahakan berjarak.

Pengaturan tenpat duduk maupun berdiri sebagaimana tersebut diatas, baru akan berhasil jka memang penumpangnya sepi. Jika penumpang membludak, tentu hal tersebut tidak akan berhasil. Itu sebabnya, meskipun sudah sepekan diterapkan, baru relatif berhasil sepekan kemudian. Itupun masih ada yang curi-curi tempat duduk yang telah dibatasi tersebut. Contohnya Kemarin (Senin) dan hari ini (Selasa), di beberapa stasiun, seperti di Karet dan Manggarai, masih ada penumpang yang acuh dan main duduk, meskipun sudah melebihi kapasitas yang dianjurkan. Para petugas yang ada di dalam commuter pun tidak berani menegurnya. Hanya didiamkan saja.

Oleh sebab itu, dari ruang masinis, sudah semestinya untuk selalu mengingatkan para penumpang agar menjaga jarak, baik ketika duduk maupun berdiri di dalam commuter. Juga, petugas mesti tegas (tetap dalam tata kesopanan) dalam mengingatkan para penumpang. (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here