Kejati Bali Bakal Mendampingi Peralihan Anggaran untuk Pencegahan Corona

Kajati Bali, Idianto SH. Foto: Hari Santosa/ Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Denpasar – Sejumlah pemerintah daerah tingkat kabupaten kota serta provinsi yang banyak merevisi serta meralihkan anggarannya untuk pencegahan virus corona. Untuk memperlancar penggunaan anggaran yang tak terduga dan agar tidak terjadi potensi pelanggaran, maka kejaksaan tinggi (kejati) Bali bakal mendampingi soal regulasinya.

“Kami akan memberikan pendampingan hukum dalam proses revisi, pengesahan hingga penggunaan anggaran yang diperuntukkan mencegah penularan dan penanggulangan atau pengobatan pasien corona,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Idianto SH, didampingi Kasi Penkum Kejati Bali, A.Luga Harlianto, Selasa (31/3).

Penggunaan APBD tersebut misalnya dialihkan untuk kebutuhan RS daerah, pengadaan hand sanitizer, masker, alat pengukur suhu, dan alat pelindung diri sesuai standar Kemenkes RI.

“Karena adanya keterbatasan waktu perlu revisi anggaran dan butuh distribusi cepat memang dinilai ada potensi untuk dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan, sehingga anggaran tak tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran,” katanya.

Maka pihaknya akan mendampingi Pemprov Bali dan Kabupaten/Kota dalam hal revisi anggaran ini. Pihaknya akan mendampingi pemerintah daerah agar tak ragu dalam hal alokasi anggaran dan menjamin revisi anggurannya tepat sarsaran.

Kejati Bali membuka komunikasi dengan beberapa stakeholder terkait alokasi anggaran APBD Provinsi Bali untuk wabah virus covid-19 dan berharap pendampingan ini dapat mencegah adanya penyimpangan keuangan daerah.

“Saya mengingatkan bahwa apa yg terjadi saat ini merupakan bencana, sehingga korupsi yang dilakukan atau terkait bencana ini sesuai ketentuan UU ancamannya adalah maksimal pidana mati,” pungkas Idianto. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here