Data 91 Juta Pengguna Tokopedia Bocor, Johnny Plate: Institusi Negara Besar Juga Diretas

Sekjen Nasdem Johny G Plate. Foto: Muhajir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informasi, Johnny G Plate, meminta masyarakat tidak terlalu berlebihan menanggapi peretasan data yang terjadi pada tempat berbelanja daring (e-commerce) Tokopedia. Dia berdalih, peretasan data pada digital atau akun-akun aplikasi sudah pernah terjadi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Bahkan perusahaan-perusahaan global yang besar pun sebagaimana diketahui juga diretas. Bahkan institusi pemerintahan dari negara besar pun diretas,” kata Johnny dalam telekonferensinya, Senin (4/5).

Johnny menegaskan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) akan selalu bekerja sama dengan seluruh perusahaan e-commerce Indonesia.

“Dari waktu ke waktu menekan mereka untuk terus meningkatkan security system untuk menjaga dan memberikan perlindungan terhadap data pribadi atau data pemilik akun,” ujarnya.

Dia juga memastikan pemerintah akan tetap menjaga agar digital ekonomi Indonesia tetap berjalan dengan baik. Johnny berjanji, Kemkominfo akan menyelesaikan permasalahan ini secara bersama-sama dengan Tokopedia, sehingga peretasan ini dapat segera berakhir.

Sebelumnya, data milik Tokopedia bocor di Raid Forums. Data 91 juta pengguna aplikasi tersebut dibocorkan oleh seorang anggota forum itu yang menggunakan nama Whysodank. Raid Forums adalah forum komunitas hacker di internet, tempat berbagi informasi terkait dengan kebocoran database pada sistem-sistem yang diretas.

Akun tersebut pertama kali mengunggah pada 23 April 2020. Dalam unggahannya itu, Whysodank memperkenalkan diri sebagai penjual beberapa data pribadi, baik dalam jumlah besar maupun kecil. (AIJ)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here