16.954 WNI Sebagai ABK Kembali ke Tanah Air

225 ABK Kapal MSC Magnifica Pulang ke Tanah Air (KJRI Marseille)

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan beberapa informasi mengenai kepulangan WNI yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) di kapal pesiar. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan total ABK yang kembali ke Indonesia sudah sebanyak 16.954 orang per 18 Mei.

Retno menegaskan, kepulangan para WNI ABK telah memberlakukan protokol kesehatan tambahan khusus untuk mencegah adanya imported cases dan gelombang kedua dari Covid-19. “Untuk pekerja migran yang baru tiba akan dilakukan pemeriksaan dalam bentuk tes PCR jika memungkinkan atau dua kali melakukan rapid test,” kata Retno dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa (19/5).

Pencegahan imported cases dan gelombang kedua dari para tenaga migran Indonesia yang baru pulang dari luar negeri, kata Retno, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan otoritas negara tempat mereka bekerja dan pihak prinsipal kapal atau operator kapal. Koordinasi itu berupa permintaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi setiap karyawannya yang akan kembali ke negara masing-masing.

Sebelumnya di kesempatan berbeda, Dirjen Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, mengatakan bahwa jumlah ABK yang sudah kembali merupakan total dari 23.500 WNI ABK yang bekerja dari 150 kapal. Dia menuturkan bahwa dari total jumlah WNI ABK, mereka semua yang paling berpotensi terdampak Covid-19. Sehingga, banyak pihak prinsipal kapal yang memutuskan untuk menghentikan operasional pelayaran.

Principal juga mengembalikan krunya ke negara masing-masing. Tapi pengalaman kami, tidak semua awak kapal memilih pulang. Ada yang tetap bekerja sebagai minimum kru,” ungkapnya.

Hingga hari ini (19/5), Kemlu mencatat ada sebanyak 173 WNI positif Covid-19 yang bekerja di kapal pesiar. Jumlah tersebut termasuk 100 orang sembuh, 68 masih dalam perawatan, dan 5 orang meninggal dunia. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here