Kasus Positif Covid-19 di Jakarta 6.316, Sekitar 25 Persen Sembuh

Warga sedang menjalani tes cepat Covid-19. Foto: Anadolu Agency

Indonesiainside.id, Jakarta – Dilansir dari laman resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) Jakarta, corona.jakarta.go.id, terdapat 6.316 kasus positif Covid-19 di ibu kota, Jumat (22/5). Berdasarkan data tersebut tampak peningkatan yang cukup signifikan jumlah orang yang sembuh dari virus corona.

Sebanyak 1.558 atau 25 persen orang di antaranya dinyatakan sembuh dari ribuan kasus positif Covid-19 di Jakarta. Untuk yang meninggal pun tak meningkat seperti sedia kala, yakni 501 orang. Laman tersebut juga menampilkan rinican lainnya, yakni 1.975 orang dirawat di rumah sakit dan 2.282 isolasi mandiri di rumah.

Sebelumnya, sebanyak 1.955 orang dirawat, 2.231 lainnya isolasi mandiri, sembuh 1.536, dan 498 orang meninggal. Terdapat 96 kasus tambahan dari total kemarin, Kamis (21/5).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun sejak tanggal 21 Januari lalu hingga kini, data yang ada pada laman tersebut mengalami peningkatan setiap harinya selama pandemi Covid-19 melanda ibu kota. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) atau mereka yang diduga terjangkit Covid-19 sampai saat ini ada 24.145 orang.

Dari jumlah tersebut, 23.885 di antaranya dinyatakan negatif, sementara untuk 260 orang masih terus dipantau tenaga medis. Lalu, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sampai hari ini berjumlah 8.065 orang, terdapat 652 pasien masih dirawat dan 7.413 lainnya dinyatakan sehat dan pulang.

Sementara itu, Pemprov DKI masih terus melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 sebagai proses deteksi dini massal. Tindakan dilakukan dengan memprioritaskan orang-orang yang berisiko tinggi terpapar virus corona.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan bahwa tes itu berlangsung di seluruh wilayah ibu kota (termasuk Kepulauan Seribu) dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Hingga kini, puluhan ribu warga Jakarta telah diperiksa.

“Adapun jumlah tes cepat yang sudah dilakukan sampai hari Kamis (21/5) mencapai 113.305 orang, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen. Dari jumlah tersebut, 4.329 dinyatakan reaktif dan 108.976 orang lainnya dinyatakan nonreaktif,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Indonesiainside.id.

“Tentu sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku terhadap 4.329 orang yang dinyatakan reaktif, akan ditindaklanjuti dengan swab tes PCR (polymerase chain reaction). Dengan demikian, hasilnya sesuai dengan apa yang diatur di dalam protokol kesehatan,” tuturnya.

Ani juga memaparkan, bahwa hingga tanggal tersebut, ratusan ribu sampel telah diperiksa untuk tes PCR. Ia menuturkan, satu pasien dapat dites beberapa kali selama periode perawatan.

“Secara kumulatif, pemeriksaan PCR yang telah dilakukan di DKI Jakarta sampai dengan tanggal 21 Mei 2020 sebanyak 124.076 sampel. Sedangkan, tes PCR per tanggal tersebut dilakukan pada 2.313 orang. Sebanyak 1.029 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 96 positif dan 933 negatif,” paparnya. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here