Positif Covid-19 Bertambah 634 Kasus, Pasien Sembuh 5.057 Orang

(200520) -- SURABAYA, 20 Mei, 2020 (Xinhua) -- Seorang wanita menjalani tes usap (swab) di lokasi Tes Usap Cepat Bergerak atau Mobile Rapid Swab Test di tengah wabah COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur, pada 20 Mei 2020. Total kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 693 dalam sehari menjadi 19.189, dan jumlah kematian naik 21 menjadi 1.242. (Xinhua/Surya Betha)

Indonesiainside.id, Jakarta – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan perkembangan kasus Covid-19. Hingga hari ini, kata Yuri, ada penambahan kasus sebanyak 634 kasus, sehingga kumulatif kasus positif sejumlah 20.796 kasus.

“Adapun untuk kasus sembuh, ada tambahan 219 pasien. Maka, total pasien sembuh di tanah air hingga kini 5.057 orang,” kata Yuri dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (22/5).

Adapun pasien meninggal, terjadi penambahan 48 kasus. “Sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 ada 1.326 kasus,” ujarnya.

Ia mengharapkan agar masyarakat dapat mematuhi ajuran pemerintah lainnya yang termasuk sebagaimana yang diatur dalam Surat Edaran nomor 4 tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dalam kerangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemudian menjadi dasar, bahwa produktif dan aman terhadap Covid, kemudian menjadi dasar bagi diterbitkannya Surat Edaran nomor 4 tentang beberapa pengecualian dalam moda transportasi.

“Kemudian terkait dengan beberapa pernyataan dari Kepala Gugus Tugas, bahwa untuk yang usia 45 tahun diizinkan untuk kembali produksi, tetapi di dalam kerangka PSBB. Di dalam kerangka PSBB, di dalam kerangka hidup baru,” kata Yuri.

Yuri juga mengatakan bahwa apabila masyarakat tidak berdaptasi dengan pola hidup baru dan sistem seperti yang telah diatur oleh pemerintah, maka hal itu akan menjadi buruk, terlebih virus SARS-CoV-2 ini belum benar-benar bisa dihilangkan dari muka bumi. Ia menambahkan, hanya satu yang bisa dilakukan untuk tetap bertahan, beradaptasi dengan pola hidup yang baru.

“Pola hidup dengan memegang teguh dan menjalankan secara disiplin semua protokol kesehatan, yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Ini cara hidup yang baru, dan ini pilihan kita, kalau kita ingin selamat, kita ingin survive dari kondisi yang melanda muka bumi saat ini,” ujarnya. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here