Sempat Terjebak, Akhirnya 129 WNI Dipulangkan dari Mesir

Indonesiainside.id, Jakarta – KBRI Kairo memfasilitasi kepulangan dari 129 WNI yang sempat terjebak di Mesir akibat dari kebijakan penutupan penerbangan oleh Pemerintah Mesir. Mereka mayoritas adalah peserta kursus atau pelatihan Bahasa Arab dan Ilmu Agama Islam.

Mereka berhasil di repatriasi secara rinci terdiri dari 108 siswa dari sekolah Al Irsyad di Purwokerto yang telah menyelesaikan program pelatihan Bahasa Arab di Mesir. Selebihnya yaitu peserta pelatihan dakwah dan WNI yang tengah berkunjung ke Mesir.

Repatriasi ini merupakan proses yang kedua dari Kairo dengan menggunakan pesawat sewaan. Maskapai Air Cairo akan kembali ke Kairo tanpa penumpang atau kosong.

Pesawat berangkat dari Cairo tanggal 21 Mei 2020 pukul 07.30 pagi waktu setempat, dan tiba di Jakarta tanggal 22 Mei 2020 pukul 03.00 dini hari WIB. “KBRI Cairo telah berkoordinasi dengan pusat, Pemerintah Mesir, dan Air Cairo untuk persiapan repatriasi tersebut,” kata Duta Besar RI di Cairo, Helmy Fauzy, dalam keterangan resmi KBRI Cairo, Jum’at (22/5).

Berbeda dengan proses repatriasi tahap pertama, dimana KBRI Cairo mendapatkan tawaran dari Pemerintah Mesir untuk memanfaatkan pesawat yang akan mengevakuasi WN Mesir yang terjebak di Jakarta dan di Bali akibat dampak pandemi Covid-19. Pada tahap awal, sebanyak 75 WNI di repatriasi pada 25 April lalu.

Fauzy menegaskan bahwa seluruh peserta repatriasi tahap dua ini, telah diminta untuk melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditentukan sebagai syarat untuk kembali ke tanah air. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk kelancaran perjalanan hingga ke daerah masing-masing di Indonesia, seluruh peserta repatriasi telah dibekali dengan surat keterangan dari KBRI Kairo. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here