Wacana New Normal, Masjid Istiqlal Belum Gelar Shalat Jumat

Seorang jamaah sedang membaca Al Qur'an di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (30/4/2020). Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside, Jakarta–Masjid Istiqlal belum menggelar Shalat Jumat di tengah wacana penerapan normal baru (new normal). Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan untuk pelayanan ibadah belum bisa diterapkan ditengah wacana new normal.

“Istiqlal masih tutup. Belum ada pelayanan ibadah dalam bentuk apapun,” kata Abu saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat, (29/5) terkait penyelenggaraan Jumatan.

Istiqlal juga sudah sejak lama ditutup aksesnya bagi umum untuk menekan potensi penularan virus corona jenis baru SARS-CoV-2.

Sehari sebelum Abu dikonfirmasi, Menteri Agama Fachrul Razi akan mengumumkan normal baru soal tempat ibadah pada Jumat (29/5) sore yang arahnya memfungsikan kembali tempat umat untuk beribadah.

“Rencana kami akan menerbitkannya besok Jumat sore. Kenapa Jumat sore? Karena yang agak komplek adalah mempersiapkan Shalat Jumat,” kata Menag.

Dia mengatakan pengumuman pada Jumat sore itu agar ada kesiapan setiap pihak melaksanakan Jumatan pada pekan berikutnya sehingga tidak ada efek buru-buru menyesuaikan kebijakan baru.

“Sehingga kalau Jumat sore kami umumkan masih ada satu pekan untuk mempersiapkan pada Jumat berikutnya. Mudah-mudahan ini kebijakan yang cukup adil,” katanya.

Persoalan relaksasi tempat ibadah, kata dia, sudah dipaparkan kepada Presiden Joko Widodo yang juga meminta Menag agar menginformasikan hal tersebut kepada media.

Fachrul mengatakan kewenangan relaksasi diupayakan agar sampai pada tingkat kecamatan agar lebih adil dalam memberlakukan pelonggaran. (SD/ ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here