Presiden Beri Tugas Prabowo untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam pembukaan rapim pertahanan semesta di Jakarta. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Selain ke Prabowo, perintah Presiden juga ditujukan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ketiga menteri itu diberi tugas secara khusus terkait ketahanan pangan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, ia mendapatkan tugas dari Presiden bersama Prabowo dan Erick dalam upaya menciptakan kawasan food estate yang akan menjadi sentra baru ketahanan pangan nasional.

“Presiden akan meninjau langsung proyek ketahanan pangan nasional yang rencananya akan tersentra di Kalimantan Tengah,” katanya di Jakarta, Senin (29/6).

Basuki mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan sesuai amanat Presiden. Secara teknis, pihaknya bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan telah bergerak cepat.

“Tahun ini PUPR mendesain rehabilitasi jaringan irigasinya, 165 ribu hektare itu tahun depan kita mulai dengan menggerakkan BUMN. Menhan juga termasuk untuk bisa ikut karena menurut beliau, ini adalah program ketahanan nonmiliter,” kata Basuki.

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah menyiapkan sejumlah rencana yang akan melibatkan seluruh instansi terkait. Pemerintah menyiapkan sejumlah rencana taktis dan strategis agar food estate di Kalimantan Tengah bisa segera rampung.

“Kami optimistis dengan sinergi yang melibatkan seluruh instansi untuk membangun food estate akan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan. Dan ketahanan pangan adalah salah satu hal paling penting yang terkait langsung ketahanan dan kedaulatan negara,” ujar Erick.

Erick menegaskan bahwa sejak awal pemerintah berikhtiar agar bangsa ini memiliki kedaulatan pangan. Dengan sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia mesti mampu memenuhi ketersediaan pangannya.

Erick mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian yang meningkatkan produksi pertanian dalam negeri termasuk peningkatan produksi bawang putih.

“Dengan usaha keras yang dilakukan bersama, tugas besar kita bersama agar bangsa ini mampu memproduksi kebutuhan pangannya sendiri dan tidak tergantung dengan impor,” kata Erick. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here