Kasus Covid-19 Capai 56.385 Orang, Jokowi Minta New Normal Tidak Dipaksakan

Presiden Jokowi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah melaporkan 1.293 kasus baru Covid-19 hari ini dengan total kasus positif sebanyak 56.385 orang. Tambahan kasus baru tertinggi terjadi di Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Menyikapi laju penularan Covid-19 yang masih tinggi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah tidak memaksakan penerapan adaptasi kenormalan baru tanpa melalui tahapan persiapan yang matang. Jokowi meminta kepala daerah membuat kebijakan berdasarkan data dan saran para ilmuwan.

“Jangan sampai kita berani membuka masuk ke new normal, tetapi datanya masih belum memungkinkan. Jangan dipaksa. Tahapan-tahapan harus betul-betul disiapkan,” kata Presiden Jokowi saat meninjau penanganan Covid-19 di Jawa Tengah, Selasa (30/6).

Tahapan tersebut di antaranya menyiapkan prakondisi dan waktu implementasi kenormalan baru dengan berbagai indikator. “Timing-nya harus tepat. Jangan sampai Rt-nya masih tinggi di atas 1, R0-nya masih tinggi, kita sudah berani buka. Hati-hati, jangan membuat kebijakan tanpa sebuah data sains yang jelas,” ujar dia.

Rt adalah jumlah kasus baru yang tertular dari pasien lain, sedangkan R0 adalah angka reproduksi virus corona.

Selain itu, pemerintah daerah juga perlu menentukan sektor mana yang diprioritaskan untuk dibuka, sehingga tidak ada pembukaan kegiatan ekonomi bersamaan. Presiden juga mengimbau agar semua proses tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

“Tidak langsung dibuka semuanya. Apakah sektor industrinya sudah memungkinkan, silakan. Apakah sektor pariwisatanya sudah memungkinkan, silakan.”

“Tetapi juga mungkin masih dibatasi, kalau kapasitas biasanya 1.000 ya (buka untuk) 500 dulu,” jelas dia.

Langkah terakhir, kata dia, adalah monitoring dan evaluasi yang harus dilakukan secara rutin. Kalau prioritas sudah ditentukan, jangan lupa untuk setiap hari, setiap minggu, setiap dua minggu terus dievaluasi dan dimonitor. “Kalau memang keadaannya naik, ya tutup lagi,” kata dia. (Aza)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here