Pangeran Arab Beli Saham Twitter, Habib Ali: Yang Teriak Kadrun, Amalkan Ucapannya

Ilustrasi Twitter. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua bidang dakwah DPP Front Santri Indonesia (FSI) Habib Ali Alhinduan menyinggung soal pembelian saham Twitter yang dilakukan oleh salah seorang miliarder asal Arab beberapa waktu lalu. Hal ini menanggapi adanya isu kadrun yang digaungkan buzzer agar tidak menggunakan Twitter.

“Dulu aja banyak yang bilang Twitter produk orang kafir, kadrun jangan memakai produknya, diuninstall saja,” posting Habib Ali di medsosnya, Rabu(1/7).

Twitter sahamnya telah dibeli pangeran Arab senilai Rp2,7 triliun. “Sekarang twitter sudah dibeli pangeran Arab 2.7 Trilyun. Nah kalian yg anti arab harusnya mengamalkan ucapan kalian. Yg anti arab jangan pake minyak juga,” tuturnya.

Diketahui, Pangeran Arab Saudi, AlWaleed bin Talal, memang telah membeli saham Twitter pada 2011 lalu. Nilai pembeliannya adalah 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,7 triliun.

“Investasi kami di Twitter memperkuat kemampuan kami untuk mengidentifikasi peluang untuk berinvestasi di bisnis yang menjanjikan dan memiliki pertumbuhan tinggi dengan dampak global,” sebut pernyataan di situs perusahaannya, Kingdom Holding.

Pembelian saham itu butuh waktu negosiasi beberapa bulan. Selang beberapa waktu kemudian AlWaleed juga membeli saham media sosial Snapchat. Nilai investasinya sebesar Rp3,6 triliun.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here