Amien Rais: Banyak Menteri di Angkasa Luar, Tidak Paham Kesulitan Rakyat

Amien Rais. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, menilai banyak menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang tak paham dengan kesulitan rakyat. Pasalnya, para menteri itu terbiasa dengan kehidupan mewah.

“Banyak menteri-menteri tidak begitu paham dengan kehidupan rakyat yang kembang kempis, yang betul-betul kehidupannya itu sangat berat. Mereka itu kehidupannya seperti di angkasa luar, selalu enak, di zona comfort, ke luar negeri berkali-kali, makan enak di restoran-restoran yang mahal, menginap di five star hotel, dan lain-lain,” kata Amin dalam akun istagram @amienraisofficial, Sabtu (4/7).

Di menilai banyak mentari Jokowi yang tidak bisa mementingkan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan rakyat. Dia mengaku mendapat banyak cerita seputar kesulitan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“Banyak sekali itu orang yang mau utang ke tetangganya. Tetangganya mengatakan, ‘gimana wong saya ini juga mau utang sama anda’. Jadi antara tetangga itu sudah berat sekali. Nah, apakah ini tidak terpantau? Karena, sepertinya (menteri) masih santai,” ucap Amien.

Dia berharap pemerintahan Jokowi-Ma’ruf tidak bubar sebelum 2024. Menurut Amien, Presiden Joko Widodo harus memilih orang yang tepat jika ingin mengocok ulang atau reshuffle kabinet.

Orang-orang yang tepat itu bisa dari partai politik, kalangan pengusaha, akademisi yang memiliki watak kerakyatan mendalam serta memahami bahwa jabatan menteri bukan bertujuan untuk memperkaya diri.

“Kalau mau reshuffle, maka carilah orang-orang (yang) punya watak kerakyatan yang mendalam, yang betul-betul posisinya itu yang sudah salah kaprah iru tapi yang betul-betul people oriented,” ucap dia.

Selain itu, Amien mengritik pidato Joko Widodo dalam rapat terbatas pada 18 Juni 2020 lalu. Dia menilai Joko Widodo salah besar mempublikasikan kemarahan dalam rapat itu, karena rakyat merespon sikap itu dengan marah.

Menurut Amien, saat ini ada waktu yang tepat bagi Jokowi untuk membenahi. Jokowi masih memiliki harapan jika mau bekerja keras dan benar-benar untuk rakyat.

“Jadi, sekarang benahi sisa waktu tinggal sedikit lagi, tapi masih ada harapan, jika anda bekerja keras, anda betul-betul bekerja untuk rakyat, pro bono punlico kalau kata Bung Karno. Jadi, sebenarnya masih ada harapan, tapi klau enggak ya, kita tidak tahu,” ucap Amien. (Msh)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here