Menteri Edhy: Kapal Ilegal Jangan Ditenggelamkan, Lebih Baik Disumbangkan

Ilustrasi penenggelaman kapal. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan kapal ikan ilegal yang disita jangan ditenggelamkan karena menenggelamkan kapal memakan biaya besar. Lebih baik kapal sitaan itu disumbangkan kepada lembaga pendidikan untuk proses edukasi atau nelayan yang membutuhkan.

Menteri Edhy lebih memilih memberikan kapal yang telah disita negara kepada pihak yang membutuhkan seperti perguruan tinggi yang memiliki bidang studi kelautan dan perikanan. “Menenggelamkan kapal membutuhkan biaya yang tidak sedikit yaitu sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (6/7).

Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan tetap tegas dalam menjaga sumber daya kawasan perairan nasional. Bahkan, Edhy Prabowo menyatakan telah menangkap hingga 53 kapal ikan.

Politikus Partai Gerindra ini beranggapan, daripada ditenggelamkan, kapal hasil tangkapan lebih baik diberikan kepada kelompok nelayan dan menjadi bahan belajar untuk anak-anak sekolah perikanan. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here