Pemerintah Uji Klinis Obat Anti-Covid-19 di Sekolah Calon Perwira AD

Puluhan orang duduk di aula mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam acara Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni. Foto: Secapa/Voa

Indonesiainside.id Jakarta– Pemerintah memulai uji klinis kombinasi obat anti-Covid-19  kepada pasien positif Covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) pada Rabu (15/7). Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan uji klinisi tersebut merupakan tindak lanjut  kerja sama riset pengembangan kombinasi obat anti-Covid-19 dengan Universitas Airlangga, Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI Angkatan Darat.

Dia mengatakan ketiga institusi tersebut mulai memberikan sejumlah kombinasi obat dan dosis kepada pasien positif Secapa AD sesuai protokol pedoman pelaksanaan uji klinis dari BPOM. Sementara itu Brigjen Nefra menyebut adanya penurunan sebanyak 281 kasus positif Covid-19 di Secapa AD.

“Jadi dari total 1.307 pasien positif Covid 19 di Secapa AD pada pagi ini sudah berkurang menjadi tinggal 1.026 orang,” kata Nefra melalui keterangan resminya pada Rabu (15/7).

Untuk kasus Covid-19 di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom), Cimah, pemerintah sudah  melakukan tes swab ke-2 terhadap 101 pasien positif dengan hasil negatif.  Pemerintah mengisolasi Secapa TNI Angkatan Darat di Bandung, setelah ditemukan 1.262 kasus positif Covid-19 di lembaga pendidikan berasrama tersebut.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, penyelidikan epidemiologi di Secapa TNI AD telah dilakukan sejak 29 Juni 2020.  Kasus Covid-19 yang ditemukan terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih.

Menurut Yurianto, dari total kasus tersebut hanya 17 orang yang dirawat di Rumah Sakit Dustira Cimahi karena mengalami demam, batuk dan sesak napas.Sedangkan 1.245 orang lainnya dikarantina di Secapa TNI AD karena tanpa gejala. (AA/NE)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here