Benarkah Pekerja yang Dirumahkan Sudah Bekerja Kembali?

Sejumlah pekerja pabrik berjalan di luar area pabrik saat jam istirahat di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan dampak dari wabah virus COVID-19 menyebabkan sebanyak 452.657 orang harus dirumahkan dan di-PHK yang terdiri dari pekerja di sektor formal dan informal.Foto: Antara

Indonesiainside.id, Karawang – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan bahwa banyak pekerja terdampak COVID-19 yang dirumahkan kini sudah bekerja kembali di perusahaannya masing-masing.

“Sekarang ini, mulai banyak teman-teman pekerja yang dirumahkan sudah diajak untuk bekerja kembali,” kata Menaker usai kunjungan kerja ke kantor pengelola kawasan industri Karawang International Industrial City (KIIC), di Karawang, Jabar, Rabu (29/7).

Ia menyampaikan bahwa di tengah penerapan adaptasi kebiasaan baru, geliat di sektor perindustrian sudah terlihat. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya pekerja yang sebelumnya dirumahkan, diajak kembali untuk bekerja di perusahaan.

Dikatakannya, sesuai dengan data laporan Dinas Tenaga Kerja di seluruh provinsi, terdapat 1,75 juta pekerja yang terdampak COVID-19. Itu merupakan total dari jumlah tenaga kerja formal dan informal yang terdampak COVID-19.

“Tapi sekarang geliat di sektor industri secara perlahan sudah mulai bangkit,” kata Menaker.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Sanny Iskandar mengakui kalau dampak COVID-19 sangat terasa di sektor perindustrian.

“Itu tidak hanya terjadi di dalam negeri. Industri di setiap negara merasakan hal yang sama,” katanya.

Tetapi saat ini sektor perindustrian sudah mulai bangkit dari pandemi COVID-19. (Ant/Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here