PAN: Nadiem Makarim Cuma Bisa Buat Aturan, Tak Tau Fakta Lapangan

Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dalam acara "Merdeka Belajar", Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menilai menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, sama sekali tidak membuat program belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. Nadiem juga tak menyediakan fasilitas belajar jarak jauh seperti yang dianjurkan pemerintah.

“Tidak heran jika kemudian ada banyak anak yang tidak bisa belajar karena ketiadaan fasilitas dan tidak bisa mengakses pelajaran online,” kata Plh Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, di Jakarta, Rabu (29/7).

Dia menyebut Nadiem tidak berinisiatif mengelola proses belajar jarak jauh, sehingga membuat sekolah menentukan sendiri pola belajar yang diterapkan. Nadiem hanya mampu membuat aturan, tapi tidak memahami fakta di lapangan.

“Kalau baca dari kebijakan yang ada, Nadiem itu hanya membuat aturan saja. Misalnya, sekolah hanya boleh buka di zona hijau, kalau belajar fisik harus begini begitu, di luar itu harus belajar dari rumah. Nah, kalau belajar dari rumah, bagaimana metodenya? Apa sistem yang dipakai untuk menghubungkan guru dan siswa? Apakah hanya menonton video, atau live? Semua itu kelihatan didasarkan atas prakarsa sekolah secara mandiri,” ujar Saleh.

Saleh menilai Nadiem seolah menganggap semua siswa memiliki akses untuk belajar daring atau jarak jauh. Masih banyak siswa, terutama yang tinggal di pedalaman, tidak mampu ikut belajar online. Selain tidak mampu memiliki telepon pintar, akses internet juga belum merata.

“Di saat-saat seperti ini, semestinya Nadiem menunjukkan kepeloporannya. Apalagi background-nya adalah bisnis online. Walau beda jauh, tetapi ada kemiripan dengan belajar daring. Setidaknya, mirip karena menggunakan akses internet,” ucap Saleh. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here