Wali Nanggroe Aceh Siapkan Stimulus agar Indonesia Keluar dari Krisis, Harga Minyak Bisa Rp5.000 Per Liter

Wali Nanggroe Aceh ke 10, Tgk Malik Mahmud Al Haytar. Foto: Ist

Indonesiainside.id, Jakarta – Wali Nanggroe Aceh, Tengku Malik Mahmud Al-Haythar mengatakan ada solusi untuk mendukung percepatan recovery (pemulihan) ekonomi nasional secara capat, salah satunya dari sektor migas. Seperti diketahui saat ini perekonomian Indonesia porak poranda akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Dia mengungkapkan jika solusi tersebut sudah disampaikan langsung kepada presiden, lewat surat tertanggal 19 Mei 2020, melalui TU KEMENSETNEG.

“Ada solusi yaitu aceh impor minyak dari Iran yang menawarkan minyak dengan harga jauh lebih murah, bisa dilakukan langsung dengan Aceh dengan memanfaatkan pelabuhan yang ada. Mengacu kepada kesepakatan MoU Helshinki, 15 Agustus 2006,” ujar Tengku Malik Mahmud melalui keterangan resminya kepada Indonesiainside.id, Minggu (2/8).

Dia menjelaskan jika minyak yang didatangkan dari Iran ke aceh bisa langsung didistrbusikan melalui darat ke daerah-daerah lainnya melalui transporter darat Pertamina. Hal ini tentunya akan menghemat alokasi belanja negara dan cara smart menghindari tekanan politik negara-negara barat yang selalu mendikte kebijakan Indonesia.

“Jika di Impor melalui Aceh harga BBM bisa Rp5.000 per liter. Namun sebelum hal tersebut dilakukan, berikan stimulus untuk sektor jasa pelabuhan, khususnya di wilayah Aceh sehingga mampu melakukan peran pendukung tersebut,” kata dia.

Sementara itu, pengamat politik Dr Dian Assafri mengatakan, MoU Helsinki adalah pintu berkah bagi seluruh rakyat Indonesia, karena bisa menjadi pintu masuk bagi kesejahteraan bangsa. Hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh Indonesia dengan kendala regulasi dan politik, bisa dilakukan di Aceh, sehingga mampu melakukan percepatan perekonomian salalh satunya lewat impor minyak.

“Kalau impor minyak dari negara Iran seperti yang dilakukan Venezuela, otomatis akan mendapatkan harga sangat murah dan bisa dijual ke rakyat dengan harga yang jauh dari harga sekarang,” kata dia.

Dia menegaskan sudah saatnya indonesia melakukan terobosan politik luar negeri yg smart dengan memanfaatkan MoU Helsinki tersebut. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here