Gugus Tugas: Daerah Zona Hijau Belum Tentu Aman Covid-19

Ilustrasi Covid-19.

Indonesiainside.id, Jakarta – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan perkembangan penanganan kasus Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen. Dia juga menyampaikan peta zonasi daerah.

“Data ini disampaikan dan dikoordinasikan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, mohon agar masyarakat secara luas ikut mengontrol, karena sistem ini kita dorong transparan sebagai pengendalian diri dalam pencegahan Covid-19,” kata Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/8).

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk peta zonasi dengan menggunakan reproduksi efektif (Rt) tidak bisa dipakai saat ini di Indonesia, karena ketidaksempurnaan data. Rt dapat digunakan apabila hasil pemeriksaan laboratorium dapat dilaporkan 1×24 jam.

“Sehingga, apabila dilaporkan lebih dari 1×24 jam, maka penggunaan Rt tidak dapat digunakan. Penghitungan yang berbeda-beda juga membuat Rt tidak bisa digunakan,” katanya.

Wiku menjelaskan, Rt di bawah satu dan zona hijau bukan berarti aman dari Covid-19. Ini hanyalah salah satu dari 15 indikator. “Karenanya, lemerintah daerah dan seluruh daerah harus patuh terhadap protokol kesehatan,” ujarnya.

Mengenai kenaikan kasus Covid-19, Wiku menyampaikan dapat dilihat setelah dua atau tiga pekan, sehingga terlihat lebih mudah karena ada kenaikan dan penurunan kasus. “Total penambahan kasus saat ini ada 1.679, sehingga total kasus 113.134,” tuturnya. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here