DPR Akan Panggil Nadiem Makarim Soal Dana BOS yang Dialihkan untuk Beli Kuota Internet

Dede Yusuf
Anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, Dede Yusuf. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf, menyebut DPR akan memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, untuk mengklarifikasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang akan dialihkan untuk pembiayaan kuota internet bagi siswa dan guru. Pemanggilan tersebut akan dilakukan usai masa reses anggota dewan berakhir.

“Jadi teknis buat kuota dan bagaimana pembagiannya dengan pembayaran honorer belum tahu pasti. Lalu apakah sekolah swasta juga dapat bantuan kuota tadi, ini perlu dijelaskan juga. Yang jelas dana BOS itu sekitar Rp54 triliun tahun ini, di dalamnya ada komponen honor bagi guru honorer,” ucap Dede di Jakarta, Rabu (5/8).

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) akan mengawasi dana BOS sebesar RP54 triliun itu. “Semua mengawasi, termasuk Disdik. Tapi kadang pelaksanaan memang suka tidak tepat, karena pembayaran sering telat berbulan-bulan,” ucap dia.

Kendati begitu, Dede menyebut Komisi X akan mencari solusi agar polemik tersebut tidak terjadi. Hal itu akan dirumuskan dalam rapat kerja Komisi X dengan Nadiem Makarim nanti.

“Kita sedang pikirkan. Skema selain per siswa, bisa dengan per komponen biaya pendidikan bagi unit pendidikan, atau lainnya. Harus duduk panjang terkait ini,” ucap Dede. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here