Pelanggar Aturan Covid-19 Venezuela Dijemur Hampir Satu Jam di Bawah Matahari

Indonesiainside.id, Caracas – Kelompok hak asasi manusia mengecam tindakan pasukan keamanan Venezuela yang menghukum warga yang melanggar aturan pencegahan virus corona dengan latihan fisik, duduk di bawah matahari, dan bahkan kadang dipukuli.

Roberto Vargas, warga Caracas, akan membeli tepung bersama anak-anaknya. Vargas mengatakana, ketika dia menurunkan masker untuk menyeka keringat dari wajahnya, seorang petugas Garda Nasional menahannya, dan memerintahkannya untuk menghabiskan 50 menit duduk di pinggir jalan bersama beberapa lusin orang lainnya.

Kelompok hak asasi lokal mengatakan pihak berwenang memberikan hukuman seperti itu di seluruh negeri untuk pelanggaran mulai dari tidak mengantri dengan benar hingga tidak mematuhi jam malam.

Salah satu kelompok HAM, Provea, memposting video di Twitter yang memperlihatkan seorang tentara di negara bagian Tachira barat memerintahkan tiga pemuda untuk melakukan push-up sambil berkata “Saya tidak boleh berada di jalan”.

Dalam beberapa kasus, aparat keamanan menggunakan kekerasan sebagai bentuk disiplin, menurut Provea. Pada 22 Juli, mereka memposting video lain di Twitter, yang beredar di media sosial, menunjukkan tiga pria dipukul di bagian kaki mereka dengan tongkat baseball karena melanggar aturan virus corona.

Tapi kepala jaksa Tarek Saab bereaksi terhadap video tongkat bisbol tersebut, dengan mengatakan bahwa pihak berwenang akan menyelidiki perlakuan kejam dan tidak manusiawi itu. Dan seminggu kemudian Saab mengumumkan bahwa orang yang bertanggung jawab sudah diidentifikasi dan didakwa melakukan penyerangan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here