Mardani: Pola Pikir Jokowi Jungkir Balik

Presiden Joko Widodo. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menilai Presiden Joko Widodo memiliki pola pikir yang jungkir balik. Pasalnya, pernyataan Jokowi dinilai tidak sesuai dengan kebijakan lapangan terkait penanganan Covid-19.

“Pola pikir presiden jungkir balik. Bicara gelombang kedua, padahal peak (puncak) gelombang satu saja belum terdeteksi. Dulu bicara New Normal, kemudian mau dilonggarkan new normalnya padahal masyarakat sedang berhati-hati menjaga penyebaran,” cuit Mardani, Senin (10/8).

Menurut Mardani, pemerintah mengalami krisis komunikasi publik. Selain itu, dia juga menduga ada kesalaha dalam pemetaan masalah, sehingga penanganan Covid-19 di Indonesia jauh dari harapan.

“Ada urusan komunikasi disini. Tapi bisa juga metodologi pemetaan masalah dan sumber infonya tidak terverifikasi dengan baik. Di atas semuanya, syarat kemampuan berpikir sistematis dan kritis wajib dimiliki Presiden. Hingga langkahnya jelas, terukur dan teratur,” ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi kembali mengingatkan mengenai potensi gelombang kedua Covid-19 di Indonesia dalam sambutan Kongres Luar Biasa Partai Gerindra di Bogor pada Sabtu (8/8). Namun, hal itu bukan pertama kali Jokowi memberikan peringatan serupa. Ia pernah menyampaikan demikian pada akhir Mei lalu saat memimpin ratas mengenai perkembangan penanganan Covid-19 jelang musim mudik dan arus balik lebaran 2020.

Kemudian, pada Rabu (10/6) lalu, Jokowi juga menyampaikan hal serupa. Dia menyebut kondisi lapangan saat itu bersifat dinamis, sehingga bisa saja terjadi gelombang kedua Covid-19 di Indonesia.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here