Pesan Wapres Untuk MUI: Jangan Hanya Ijtima Saja

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Dalam rangka momentum 45 tahun perjalanan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang juga sebagai Ketua Umum MUI non aktif menyampaikan harapannya kepada MUI. Sebagai khadimul pelayan umat, MUI harus dapat mengakomodasi berbagai keluhan dan permasalahan di masyarakat.

“Anggota MUI ada yang berada di Ormas, parpol, pemerintahan dan ada di berbagai lapisan masyarakat. MUI harus bisa menjadi tempat mengadu serta tempat penyampaian aspirasi dari umat untuk diperjuangkan,” ujar kiai Ma’ruf melalui akun resminya, Senin (10/8).

Sebagai khadimul ummah wa ishlahul ummah (pelayan umat dan yang memperbaiki kondisi umat), lanjut Ma’ruf, MUI harus istiqamah melakukan upaya ishlahul ummah finiyatan wa ijtimaiyyatan (mengeluarkan ijtima yang bertujuan memperbaiki kondisi umat). Hal ini juga dia tekankan dalam acara Milad MUI ke-45 yang dilaksanakan secara virtual, akhir pekan kemarin.

“Ke depan, MUI harus menjadi markazul islahat (pusat perbaikan/perubahan), baik aqidatan, fikratan, ibadatan, akhlakiyyatan wa harakatan dan juga masalah-masalah intamqiyah, watafakiyatan,” ujarnya.

“Jangan sampai MUI hanya bisa melakukan ijtimat saja, tetapi juga harus melakukan zona perbaikan di berbagai tempat. Jangan sampai juga MUI trust deficit, dari kepercayaan,” lanjutnya.

Karena, selama ini MUI menempatkan diri sebagai mitra pemerintah, bukan alat pemerintah apalagi musuh pemerintah. MUI menempatkan diri sebagai khadimul ummah.(EP)

 

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here