Peneliti: Investasi Asing di Sektor Pertanian Indonesia Masih Sangat Minim

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta menyebutkan investasi di sektor pertanian dalam negeri masih terbilang minim, yakni hanya berkisar tiga persen dari total investasi asing yang masuk ke Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, jumlah total investasi pertanian pada 2018 sebesar Rp54,1 triliun. Jumlah ini bertambah menjadi Rp57 triliun di tahun berikutnya. Total investasi yang masuk pada 2019 adalah sebesar 27 miliar dolar AS.

“Padahal, masuknya investasi dapat membantu membentuk sektor pertanian yang resilien dan berkelanjutan melalui pendanaan riset dan pengembangan, teknologi, maupun pengembangan kapasitas sumber daya masyarakat,” kata Felippa dalam webinar di Jakarta, Selasa.

Di sisi lain, kinerja sektor pertanian melalui investasi harus terus diupayakan. Data BPS 2020 menunjukkan bahwa sektor ini merupakan satu-satunya sektor yang mengalami pertumbuhan positif di antara lima sektor terbesar di Indonesia, yaitu industri (-6,19 persen), perdagangan (-7,57 persen), konstruksi (-5,39 persen) dan pertambangan (-2,72 persen).

Pertumbuhan positif ini merupakan capaian yang bagus di saat pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 5,3 persen di triwulan II tahun ini. Sektor pertanian sendiri menunjukkan pertumbuhan 2,19 persen (year on year).

Data BPS juga menunjukkan sektor pertanian berkontribusi sebesar 15,46 persen kepada struktur pertumbuhan PDB Indonesia di triwulan II-2020. Nilai kontribusi ini meningkat dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar 13,57 persen.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here