Kematian Akibat Pandemi Corona Sudah Tembus Sejuta Orang

Ilustrasi penelitian virus Covid-19. Foto: Reuters/Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Jumlah kematian di seluruh dunia akibat virus korona melampaui 1 juta pada hari Selasa(29/9), sembilan bulan setelah krisis yang telah menghancurkan ekonomi global, menguji tekad para pemimpin dunia, mengadu domba sains dengan politik dan memaksa banyak orang untuk mengubah cara mereka hidup, belajar dan bekerja.

“Ini bukan hanya angka. Itu manusia. Itu orang-orang yang kami cintai, “kata Dr Howard Markel, seorang profesor sejarah medis di University of Michigan yang telah menyarankan pejabat pemerintah untuk mengatasi pandemi dan kehilangan ibunya yang berusia 84 tahun karena Covid-19 pada bulan Februari, dilansir scmp.

“Itu saudara kita, saudara perempuan kita. Itu orang yang kami kenal, “tambahnya. “Dan jika Anda tidak memiliki faktor manusia yang tepat di depan Anda, sangat mudah untuk membuatnya abstrak.”

Tonggak sejarah yang suram, yang dicatat oleh Universitas Johns Hopkins, lebih besar dari populasi Yerusalem atau Austin, Texas. Ini adalah 2 1/2 kali luas lautan manusia yang berada di Woodstock pada tahun 1969.

Jumlah ini juga lebih dari empat kali lipat jumlah korban tewas dalam gempa bumi dan tsunami tahun 2004 di Samudra Hindia.

Meski begitu, angka tersebut hampir pasti sangat kurang karena pengujian dan pelaporan yang tidak memadai atau tidak konsisten dan dugaan penyembunyian oleh beberapa negara.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here