Keluarga Korban Meninggal Corona Belum Terima Santunan, Dinsos Berdalih Tidak Ada Data Masuk

Pemakaman jenazah Covid-19. Foto: antara

Indonesiainside.id, Samarinda – Keluarga korban pasien meninggal akibat Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur mengaku belum ada yang menerima dana santunan sebesar Rp15 juta.

Padahal, pemberian santunan itu tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Sosial RI Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19.

Dinaks Sosial Kaltim menyatakan meski jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Kaltim cukup banyak, namun hingga saat ini memang belum ada satupun data pasien meninggal yang diterima oleh Dinas Sosial Kaltim untuk diteruskan ke Kementerian Sosial.

“Hingga saat ini belum ada dinas sosial kabupaten/kota yang mengirimkan data warganya kepada kami, saya mintanya kemarin pada awal Oktober. Karena pas masuk triwulan keempat, supaya bisa segera diproses,” kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Agus Hari Kusuma di Samarinda, Selasa(29/9) dilansir Antara.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim per 28 September 2020, jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 di Provinsi Kaltim sebanyak 301 orang.

Dari data tersebut, pasien meninggal paling banyak dari Kota Balikpapan dengan jumlah 157 orang, disusul Samarinda dengan 92 orang, Kutai Kartanegara 19 orang, Kuta Timur dan Bontang masing- masing 7 orang, Paser 6 orang, Panajam Paser Utara 5 orang, Berau 4 orang, Kutai Barat 3 orang dan Mahakam Ulu 1 orang.

“keluarga korban meninggal Covid-19 harus memenuhi persyaratan administratif untuk menerima santunan,” katanya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here