Pemerintah Minta Bantuan WHO Alat Tes Rapid Antigen Covid-19

Rapid Test oleh Puskesmas setempat. Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mempertimbangkan agar Indonesia sebagai negara prioritas penerima alat tes cepat antigen (rapid antigen test) Covid-19.

WHO telah menyediakan 120 juta rapid antigen test Covid-19 untuk 133 negara berpendapatan rendah dan menengah yang memiliki kasus dalam jumlah besar.

Alat tes tersebut akan tersedia dengan harga lebih murah sekitar USD5 (Rp74.295) per unit.

“Kami mohon untuk bisa dipertimbangkan mendapatkan bantuan dari WHO untuk tes cepat ini. Agar kita bisa mendeteksi lebih cepat kasus Covid-19 yang ada di tengah-tengah masyarakat,” kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pada Kamis.

Tes cepat antigen memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan tes cepat antibodi yang saat ini digunakan Indonesia untuk memindai kasus Covid-19 di Indonesia.

Tes antigen hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendapatkan hasilnya tanpa harus menggunakan laboratorium.

Meski demikian, tes antigen tetap membutuhkan konfirmasi lebih lanjut melalui metode tes usap PCR.

Menurut Wiku, Indonesia juga sudah mendapatkan rekomendasi WHO untuk menyelenggarakan tes cepat Covid-19 dengan kualitas yang baik. Pemerintah juga sedang mengkaji rencana penggunaan tes antigen ini.

“Karena ini mendeteksi antigen, tentunya akan lebih baik dibandingkan mendeteksi antibodi dalam rangka tes permulaan atau screening sebelum dilakukan penegakan diagnosa real time PCR,” kata dia.(EP/AA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here