Lampaui Jerman, Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 299.506

Sosialisasi protokol kesehatan mengantisipasi Covid-19. Foto; antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Data Kementerian Kesehatan per 3 Oktober 2020 melaporkan sebanyak 4.007 tambahan pasien positif baru hari ini. Total kumulatif kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 299.506 kasus. 63.399 kasus dinyatakan masih aktif atau belum sembuh dari Covid-19.

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini melampaui Jerman yang mencatat sebanyak 298.475 kasus positif. Tambahan kasus baru di Jerman per Sabtu (3/10) berjumlah 112 kasus dan total kasus kematian sebanyak 9.596 orang.

Berdasarkan laporan Worldometer, posisi Indonesia naik ke peringkat 22 negara paling terdampak Covid-19 secara global. Jerman kini turun ke posisi 23 di atas Israel (258.920 kasus), Ukraina (222.322 kasus), dan Colombia (162.659 kasus).

Sementara di atas Indonesia, adalah Pakistan (313.984 kasus), Filipina (319.330 kasus), Turki (321.512 kasus), dan Italia (322.751 kasus). Arab Saudi menempati posisi ke-17 dengan jumlah kasus sebanyak 335.997 orang, Bangladesh di posisi ke-16 dengan 367.565 kasus, dan Iran di posisi ke-15 dengan 375.931 kasus.

Dibandingkan dengan negara-negara tersebut, hanya Indonesia dan Ukraina yang melaporkan kasus baru di atas 4.000 orang. Lainnya, Irak 3.672 kasus baru, Italia 2.844 kasus baru, Filipina 2.674 kasus baru, dan Bangladesh 1.182 kasus baru. Selebihnya, di bawah 553 laporan kasus baru.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 3 Oktober 2020, jumlah pasien sembuh di Indonesia terus bertambah. Hari ini saja pasien sembuh dari COVID-19 bertambah sebanyak 3.712 kasus. Dengan jumlah kumulatif sudah menembus angka 225.052 kasus.

Penambahan kesembuhan harian tertinggi berasal dari DKI Jakarta sebanyak 1.188 kasus dan kumulatifnya menembus angka 63.197 kasus. Namun kesembuhan cukup pesat hari ini dicatatkan Provinsi Riau dengan tambahan 488 kasus dan kumulatifnya 4.771 kasus.

Jawa Timur menambahkan ketiga terbanyak dengan 346 kasus dan kumulatifnya mencapai 38.087 kasus. Dilihat secara kumulatif, Jawa Tengah masih di urutan ketiga dengan 16.624 kasus termasuk tambahan hari ini sebanyak 200 kasus. Diikuti Jawa Barat dengan tambahan 95 kasus dan kumulatifnya posisi keempat mencapai 14.058 kasus.

Adapun sebaran daerah dengan kasus tertinggi harian berada di DKI Jakarta dengan tambahan harian sebanyak 1.265  kasus dan kumulatifnya mencapai 77.452 kasus. Kemudian Jawa Tengah dengan tambahan harian kedua terbanyak dengan 372 kasus dan kumulatifnya urutan keempat terbanyak dengan 23.450 kasus.

Jawa Barat dengan tambahan harian sebanyak 343 kasus dan kumulatifnya berada di urutan ketiga  mencapai 23.651 kasus. Namun secara kumulatif nasional, urutan kedua terbanyak masih berada di Jawa Timur dengan kumulatif 44.649 kasus termasuk tambahan hari ini sebanyak 308 kasus.

Selain itu, kasus pasien meninggal masih bertambah sebanyak 83 kasus. Hingga saat ini total pasien meninggal dunia menembus angka 11.055 kasus. Jawa Timur dengan tambahan harian terbanyak 20 kasus dan kumulatifnya masih yang tertinggi dengan 3.260 kasus. Jawa Barat menjadi terbanyak kedua harian dengan 15 kasus dan kumulatifnya mencapai 465 kasus. Ketiga harian terbanyak ditambahkan Sumatera Barat dengan 7 kasus dan kumulatifnya mencapai 142 kasus.

Lalu DKI Jakarta juga menambahkan dengan 4 kasus dan kumulatifnya 1.742 kasus. Provinsi ini masih berada di urutan kedua terbanyak secara kumulatif. Diikuti Jawa Tengah dengan kumulatifnya 1.441 kasus termasuk tambahan hari ini sebanyak 5 kasus.

Selain itu per hari ini jumlah suspek ada 139.099 dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 43.487 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 497 kabupaten/kota. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here