Amir Mahmud: Tidak Ada Lagi Ekasila dan Trisila karena warga Indonesia Bersepakat kepada Pancasila

Indonesiainside.id, Jakarta – Direktur Amir Mahmud Center Dr Amir Mahmud mengatakan, tidak ada lagi ekasila dan trisila karena warga Indonesia telah bersepakat kepada Pancasila sebagai ideologi. Karena itu, siapa pun yang menolak ideologi itu maka sama saja pemberontak.

“Saya sendiri tidak memandang itu ada ekasila atau trisila. Karena yang jelas hari ini warga Indonesia bersepakat kepada Pancasila sebagai ideologi. Ini yang harus kita pegang teguh dan di pertahankan,” ucap mantan anggota Pelajar Islam Indonesia itu dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (4/10).

Menurut dia, jika ideologi secara konstitusi sudah sah, maka mereka yang menolak terhadap ideologi itu hendaknya dapat dikatakan sebagai pemberontak. Ada pasal-pasal yang mengatur untuk disikapi secara tegas.

“Jadi tidak bisa dia diberi toleransi begitu saja, harus dikenai hukum dulu. Karena itu kita harus munculkan kesadaran untuk mewaspadai gerakan-gerakan yang anti terhadap Pancasila sekarang ini,” ujar Amir Mahmud.

Terkait dengan kesaktian Pancasila itu sendiri, Amir menyampaikan bahwa hal tersebut memang harus terus digaungkan untuk memberikan kepastian yang kuat serta mengingatkan kembali bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang sah dan dilahirkan melalui konsensus bersama.

Menurut dia, siapapun yang berlawanan dengan Pancasila harus berhadapan dengan proses hukum.

”Kalau kita berkaca dari pemberontakan dahulu, mereka kan sebetulnya sudah berhadapan dengan TNI pada waktu itu kan. Karena itu hal ini harus disampaikan terus melalui pelajaran sejarah di dunia pendidikan. Tapi sejarah ini harus netral tidak boleh memuat sentimen satu kelompok. Saya akui bahwa hari ini kita sudah banyak kehilangan mementum-momentum yang berpegang teguh kepada Pancasila,” terang pria yang juga dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta ini.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here