Arief Poyuono Sebut Buruh Mogok Otomatis karena PSBB

Arief Poyuono. Foto: Facebook

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Umum FSP BUMN Bersatu Arief Poyuono menyatakan para buruh sebenarnya sudah mogok secara otomatis karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ketat. Karena penerapan PSBB bakal membuat banyak buruh dan pekerja dirumahkan.

“Mau mogok gimana? Wong memang sudah mogok otomatis, karena banyak buruh dan pekerja yang dirumahkan akibat dampak pemberlakuan PSBB ketat seperti yang dilakukan Anies Baswedan,” ujar Arief, kepada wartawan, Senin (5/10).

Arief juga menyinggung para pekerja BUMN yang terpaksa di-PHK karena 14 BUMN akan dibubarkan.

“Para pekerja BUMN juga sama, banyak yang di-PHK serta bekerja dari rumah selama PSBB. Malah ada 14 BUMN yang karyawannya sudah non-aktif bekerja dan akan dibubarkan Erick Thohir, serta belum diselesaikannya hak-haknya,” tambahnya.

“Dengan adanya pandemi Covid, sebenarnya sudah terjadi mogok nasional secara otomatis dimana-mana ya, termasuk juga di semua negara di dunia,” katanya lagi.

Seperti diberitakan, ribuan buruh di Bekasi dan Tangerang diadang oleh aparat keamanan saat hendak menuju ke Jakarta untuk berunjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja pada Senin.

Juru bicara Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar Cahyono mengatakan ada ribuan buruh yang telah siap bergerak menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk berunjuk rasa, namun disekat oleh polisi.

“Rencananya hari ini ada aksi, tapi dihadang di kawasan-kawasan industri,” kata Kahar melalui pesan singkat kepada Anadolu Agency, Senin(5/10).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here