Omnibus Law, Fraksi PKS DPR: Bonus Lima Kali Gaji Cuma PHP Pemerintah

Aksi demonstrasi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di Monas, Jakarta. Foto: Suandri Ansah

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto membantah adanya kabar dalam Undang-Undang (UU) Cipta Kerja terdapat pasal tentang pemberian bonus lima kali gaji bagi karyawan.

Menurutnya, sejak awal ketika UU Cipta Kerja ini masih dalam bentuk draft rancangan, ketentuan soal bonus lima kali gaji sama sekali tidak tercantum. RUU Cipta Kerja hanya mencantumkan adanya program Jaminan Kelangsungan Pekerja (JKP) yang akan memberikan tunjangan sebesar enam kali gaji jika karyawan diberhentikan kerja.

“Saya jamin tidak ada pasal yang menyebut soal bonus 5 kali gaji itu. Dari sekian kali pembahasan klaster ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja, tidak ditemukan ketentuan soal bonus 5 kali,” kata Mulyanto dalma keterangan pers di Jakarta, Kamis (8/10).

“Jadi kalau ada pihak yang mengatakan ada ketentuan soal bonus 5 kali gaji ini maka bisa dibilang sebagai hoaks. Saya-kan ikuti terus setiap pembahasan RUU Cipta Kerja ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah yang diwakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fawziyah menyampaikan, dalam RUU Cipta Kerja yang sekarang disahkan sebagai UU terdapat klausul soal pemberiam bonus lima kali gaji kepada karyawan. Pemberian bonus tersebut dilakukan berdasarkan syarat dan ketentuan yang akan diatur kemudian. Menurut Erlangga dan Ida, pemberian bonus sebagai kompensasi atas perubahan formula penghitungan pesangon.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here