BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

Ilustrasi gelombang tinggi. Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Sejumlah perairan di Indonesia berpotensi mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter pada 9-10 Oktober. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gelombang tinggi itu terjadi seiring adanya pusat tekanan rendah 1003 hPa di bagian timur Teluk Thailand dan 1006 hPa di bagian utara Filipina.

“Pola angin di wilayah Indonesia umumnya dari sebelah tenggara-barat daya dengan kecepatan berkisar 5-25 knot,” ujar BMKG, dalam siaran pers, Jumat.

Kecepatan angin itu, lanjut BMKG, terpantau di bagian utara Selat Malaka, serta sejumlah perairan, seperti di Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Pulau Enggano, Kepulauan Natuna dan bagian timur Laut Arafuru.

Dampaknya, imbuh BMKG, gelombang tinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Indonesia. Antara lain di Kepulauan Natuna, bagian utara Selat Malaka, utara Sabang, perairan sebelah barat Aceh-Kepulauan Mentawai, hingga Selat Sunda bagian barat dan selatan.

Gelombang tinggi itu juga berpotensi terjadi di perairan di selatan Jawa hingga Sumba, Selat Bali, Lombok, dan Samudera Hindia sebelah selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur. BMKG mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di pesisir untuk terus waspada. (Aza/AA)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here