Calon Pengebom Bunuh Diri Asal Indonesia Ditangkap Militer Filipina

Tentara Filipina di atas truk saat dikerahkan ke desa terpencil di Jolo Sulu Filipina Selatan Oktober 2014. Foto: ABC

Indonesiainside.id, Manila – Militer Filipina menangkap seorang calon pelaku bom bunuh diri asal Indonesia yang dituduh terlibat dalam rencana untuk menyerang sebuah kota di selatan Filipina.

Tentara dan polisi menangkap Rezky Fantasya Rullie bersama dua perempuan Filipina, yang dicurigai sebagai istri militan Abu Sayyaf.

Mereka dilacak ke sebuah rumah di kota Jolo selatan di provinsi Sulu, tempat pihak berwenang menemukan rompi peledak dan komponen bom, kata Komando Militer Mindanao Barat.

Militer juga mengumumkan bahwa suami Rezky, Andi Baso, yang dicari di Filipina dan Indonesia karena dugaan keterlibatannya dalam serangan bom, telah tewas dalam bentrokan 29 Agustus di dekat kota Patikul di Sulu.

Rezky ditangkap bersama dua perempuan lain, termasuk Inda Nurhaina, yang menurut militer adalah istri komandan Abu Sayyaf Ben Yadah.

Ben Yadah, yang dikenal dengan nama perang Ben Tatoo, adalah salah satu tersangka utama dalam pemenggalan dua turis Kanada tahun 2016 di Sulu, yang disandera oleh pria bersenjata Abu Sayyaf untuk uang tebusan.

Ben Yadah masih buron dan telah dikaitkan dengan penculikan baru-baru ini di Sulu.
Diduga pelaku bom bunuh diri berasal dari keluarga ekstremis

Panglima Angkatan Darat Letnan Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan, Rezky terlibat dalam plot yang terjadi “dalam waktu yang sangat dekat” untuk melakukan serangan bunuh diri di Jolo, sebelum penangkapannya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here