Menhan: Ada Kekuatan Asing di Balik Aksi Demo Omnibus Law

Mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (Ampera) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah demo tolak UU Cipta Kerja. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Pertahanan menyebut ada kekuatan asing di balik aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung ricuh.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan banyak peserta aksi demonstrasi beberapa waktu lalu belum membaca UU Omnibus Law Cipta Kerja sehingga muncul banyak hoaks. Menurut dia, hoaks tersebut muncul karena ada pihak yang ingin menciptakan kekacauan di Indonesia.

Dia pun yakin hoaks itu muncul dari luar negeri yang merupakan kekuatan asing negara-negara tertentu. “Ada kekuatan asing negara tertentu yang tidak pernah suka Indonesia aman dan maju,” kata Prabowo dalam sebuah wawancara yang dirilis Partai Gerindra, pada Senin malam (12/10).

Dia pun menilai banyak tokoh aksi yang tidak sadar masuk dalam permainan orang lain. Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan UU Omnibus Law Cipta Kerja tidak hanya membahas mengenai ketenagakerjaan melainkan penyederhanaan perizinan investasi.

“Kita harus paham ada kebutuhan itu, kita butuh investasi dan kita harus tahu perusahaan itu gampang pindah pabrik,” jelas dia.

Sebelumnya, kericuhan terjadi pada Kamis siang pekan lalu di Jakarta Pusat, yakni di Harmoni dan Jalan Medan Merdeka Barat yang berjarak kurang dari 1 kilometer dari Istana Negara.

Ratusan pengunjuk rasa berupaya mendorong barisan polisi agar bisa mendekat ke depan Istana Negara. Polisi menembakkan gas air mata dan memukul mundur para pengunjuk rasa.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here