Bambang Brodjonegoro: Vaksin Covid-19 Harus Dipastikan Manjur

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro . Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan vaksin COVID-19 yang dibutuhkan dan sedang diupayakan harus memiliki tingkat kemanjuran (efikasi) tinggi.

“Vaksin yang kita butuhkan bukan hanya sekadar vaksin yang tersedia dengan cepat, namun juga memiliki efficacy (kemanjuran) yang tinggi,” kata Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang dalam seminar virtual Vaksin Merah Putih: Tantangan dan Harapan, Jakarta, Rabu.

Menristek Bambang menuturkan vaksin sejak awal harus dijamin aman bagi pengguna dan tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan.

Lalu vaksin juga harus memenuhi kemanjuran atau khasiat yang diinginkan dalam merangsang sistem imunitas untuk menghasilkan antibodi untuk mencegah virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 menginfeksi sel-sel manusia.

“Awal dari vaksin adalah harus safety (aman) dulu, setelah aman, tidak ada side effect (efek samping) yang membahayakan dan baru kemudian kita bicara apakah ini memenuhi efficacy, kemanjuran, khasiatnya apakah sesuai,” tuturnya.

Menristek Bambang mengatakan kesiapan penyediaan vaksin juga harus didukung dengan kemampuan peningkatan kapasitas produksi termasuk di dalamnya produksi vaksin untuk uji klinik dan penggunaannya ke masyarakat.

Dia mengatakan untuk menciptakan kekebalan populasi (herd imunity), maka minimal 70 persen dari penduduk harus diberikan vaksin atau kurang lebih 170 juta orang.

Vaksinasi terhadap jumlah penduduk yang besar juga tergantung kepada kesiapan tenaga kesehatan untuk benar-benar bisa melakukan vaksinasi.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here