Uji Klinis Fase 3 Vaksin Covid-19 Diharapkan Sesuai Harapan

Ilustrasi vaksin Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah telah menetapkan sebanyak 170 juta jiwa, atau sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia akan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Hal ini dari total kebutuhan vaksin Covid-19 sebanyak 340 juta dosis dalam kurun waktu setahun

“Oleh karenanya, program vaksinasi Covid-19 ini harus dikawal sebaik mungkin,” ujar Honesti Basyir Direktur Utama Bio Farma di Jakarta, Ahad(18/10).

Ini agar vaksinasi Covid-19 dapat berjalan sesuai prosedur, dan juga dieksekusi agar masyarakat yakin bahwa vaksin yang akan diberikan sudah sesuai dengan peraturan dari Badan POM.

Pengawalan harus dilakukan mulai dari uji klinis fase 3, produksi hingga distribusi dari Bio Farma, mulai tingkat provinsi sampai dengan tingkat puskesmas, termasuk tenaga kesehatan yang memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Direktur Registrasi Obat Badan POM Riska Andalusia mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada tim peneliti uji klinis fase 3 dan tim Bio Farma, yang sudah menjalankan uji klinis fase 3 sesuai dengan rencana dan time line yang ketat.

“Kami berharap agar kegiatan uji klinis fase 3 ini, dilaksanakan sesuai dengan prinsip Cara Uji Klinis yang Baik (CUKB) dan validitas data dapat dipertanggungjawabkan,” kata Riska.

Dia menambahkan sampai dengan saat ini, tidak ada laporan Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) atau efek samping yang berat atau serius diantara relawan- relawan vaksin Covid-19.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here