Cuti Bersama Maulid Nabi, Tito Karnavian Minta Tidak Ada Kerumunan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. ANTARA/HO-Puspen Kemendagri/am.

Indonesianside.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pihak kepolisian tidak akan memberikan izin kegiatan keramaian dengan musik-musik, kumpulan besar dan lain-lain, pada cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, 30 Oktober 2020.

“Untuk Rabu dan Kamis kepolisian tidak akan memberikan izin kegiatan keramaian dengan musik-musik, kumpulan besar dan lain-lain. Kami akan lakukan langkah itu, tapi kembali forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah) memegang peranan sangat penting, mereka yang tahu persis titik-titiknya di mana,” kata Tito Karnavian dalam konferensi pers di kantor presiden di Jakarta, Senin (19/10).

Berkaitan dengan kegiatan budaya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Mendagri juga meminta tidak dilakukan dengan menciptakan kerumunan. “Kegiatan tradisi dan budaya, kalau itu dilaksanakan, sebaiknya, bukan sebaiknya, sebagusnya, memang tanpa ada kerumunan. Sekali lagi, bukan tidak menghormati tradisi itu, tetapi ini situasinya berbeda, pandemi Covid-19, jangan sampai kita menjadi korban, saudara kita menjadi korban,” kata Tito.

Dia meminta pengelola tempat-tempat hiburan agar tidak mengadakan acara sehingga menimbulkan kerumunan pada cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, 30 Oktober 2020. “Kami akan sampaikan kepada seluruh daerah dan forkopimda agar mengidentifikasi tempat-tempat liburan dan berapa kapasitas untuk diatur supaya tidak terjadi kerumunan, mungkin dengan mengurangi kapasitas, tidak ada kegiatan,” katanya.

Tito menyampaikan peringatan mengenai dampak cuti bersama tersebut seusai menghadiri rapat terbatas dengan topik “Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober Tahun 2020” yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here