Soal Pandangan Kritis Publik terhadap UU Ciptaker, Menkominfo: Itu Masukan yang Bagus

Menkominfo Johnny G. Plate. foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan kritik dari masyarakat terhadap Undang-Undang Cipta Kerja bisa memiliki implementasi yang baik.

“Bahwa ada pendapat-pendapat kritis, pandangan-pandangan kritis, itu masukan yang bagus,” kata Johnny dalam talk show bertajuk Setahun Jokowi-Ma’ruf, di salah satu tv swasta, Jakarta, Selasa malam (20/10).

Karena itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan para menteri dari sektor terkait klaster-klaster UU Ciptaker untuk membentuk Satuan Tugas-Satuan Tugas pada saat pembahasan peraturan pelaksana Omnibus Law tersebut.

“Sehingga pelibatan publik menjadi lebih intens dan aktif di dalamnya,” kata Johnny.

Namun, Johnny mengingatkan bahwa politik demokrasi adalah untuk memihak kepentingan yang lebih banyak. Karena itu, selalu ada pertentangan-pertentangan yang dianggap plus atau minus di dalam politik demokrasi tersebut.

“Tidak semua yang kita mau bisa diserap. Negaranya, negara demokrasi dan kepentingan berpihak kepada yang banyak. Ya ada plus-minus di dalam negosiasi atau diskusi itu. Sama seperti proses pembuatan Undang-Undang,” kata Johnny.

Mungkin saja ada yang minus bagi pihak tertentu, kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu, namun ada yang lebih baik untuk kepentingan terkini untuk kebutuhan Indonesia. Misalnya, dalam sektor telekomunikasi, pos, atau penyiaran.

Menurut Johnny, di sektor penyiaran, UU Omnibus Law┬áCipta Kerja memberikan peluang digitalisasi dan ‘analog switch off’ (ASO).

“UU ini membuka peluang bagi Indonesia yang sudah berkomitmen di dalam forum International Telecommunication Union (ITU) di Perserikatan Bangsa-Bangsa, bahwa itu seharusnya dunia penyiaran kita sudah melakukan digitalisasi, bahkan tahun 2020 seharusnya,” kata Johnny.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here